Film Bollywood - Dangal ini Cocok Didik Anak - Bikin mewek dan inspirasi

Film Bollywood - Dangal ini Cocok Didik Anak - Bikin mewek dan inspirasi

Film yang diperankan oleh Amir Khan memang tidak diragukan lagi, hampir setiap film yang mainkannya selalu laris manis dipasaran lokal maupun mancanegara termasuk Indonesia. Banyak genre yang sudah digelutinya diantara nya adalah genre komedi, action, drama, history dan  genre lainnya.



Nah, kali ini barusan di tahun   2016 kemaren baru saja rilis  film Dangal atau Gulat yang banyak menarik perhatian penonton bukan hanya di india saja tapi diseluruh dunia.

Dalam film yang berdurasi hampir 3 jam ini,,, banyak drama tapi tidak sembarangan drama yang diperankan . Dramanya banyak memberi kesan positif dan nilai moral yang tinggi . Oleh  Karena itu film ini sangat bagus di tonton oleh semua kalangan terutama bagi para orang tua atau anak yang masih mencari jati dirinya.

Kisahnya seperti ini:

Dahulu itu mahavir Singh (Amir Khan) seorang pegulat profesional yang bukan saja dalam lokal bahkan sudah pernah mengikuti kejuaraan dunia.

Di India, kemampuan gulatnya sudah tidak diragukan lagi, medali emas sudah sering didapatkannya. Namun, kejuaraan dunia dia belum pernah mendapatkannnya.

Menjelang kejuaraan dunia, meski di India Gulat diminati banyak orang tapi tidak terlalu mendapat perhatian dari  pemerintah untuk kejuaraan tersebut . Karena sudah pesimis pasti kalah . Itu lah yang dirasakannya saat mengikuti ajang tersebut, dibabak final mahavir kalah dan tidak berhasil membawa emas untuk negaranya.

Sesampainya di Rumah, orang tuanya bukan merasa bangga atas pencapaian mahavir tapi malah meminta agar berhenti dari Gulat dan mencari kerja yang pasti- pasti saja. Gulat tidak menghasilkan, gulat dipandang sebelah mata, Gulat tidak baik dan segala macam.

Sekian tahun berjalan dan dia menikah, meski Gulat sudah tidak sebagai profesi tapi darah Gulat masih mengalir deras serta keinginan agar suatu saat nanti mahavir menginginkan  anaknya kelak yang akan melanjutkan impian mendapatkan emas buat negaranya dalam kejuaraan dunia. Untuk mencapai impian tersebut dia menginginkan seorang anak laki2.

Sehari, seminggu , sebulan berlalu harapan mahavir selalu ingin mendapatkan anak laki2 tapi memang sudah  takdir, ternyata anak pertama baru diberkahi kehadiran seorang anak prempuan yang diberi nama Gheeta Phogat. Tidak kehabisan akal, mahavir mencari cara bagaimana mendapatkan anak laki2. Banyak masukan dari tetangga, tetua kampung agar melakukan ini itu tapi tetap saja anak kedua pun seorang prempuan diberi nama  Babita Kumari.


Pupus sudah harapan mahavir, anal laki2 yang di idamkan selama ini ternyata belum berhasil . Tapi dia tidak menyalahkan sang istri karena tidak bisa memberikan anak laki2 dan dia juga meminta istri agar tidak menyalahkannya karena itu memang sudah ada jalannya masing2.

Kehidupan berjalan normal seperti biasa, mahavir kerja, istri urus anak, anak bermain di luar. Kadang bermain karet, kejar2an dan terkadang membantu ibunya memasak di Rumah karena mereka sudah mulai remaja.

Ada satu kejadian, selepas mahavir pulang kerja dia mendengar ada keributan di rumah. Merasa penasaran, ternyata diteras sedang ada kegaduhan anak tetangga yang sudah di pukuli babak belur .   mahavir pikir itu ulah anak saudara tapi ternyata itu ulah anak perempuannya sendiri Gheeta dan Babita.

Nah, dari situlah dia mulai melihat dan merasa kalau dalam darah anaknya itu ada darah pegulat.

Masih panjang cerita dalam film tersebut . Jika Anda penasaran seperti apa selanjutnya, boleh tuh beli DVD nya.
Nah... buat kalian2 yang tidak suka mewek nonton lah film ini pasti bakal mewek dah.
Apa sih kelebihan dari film ini:

- meski durasi panjang hampir 3 jam tapi setiap scene film itu tidak membosankan .

- film ini mengajarkan kita tentang arti anak dan orang tua dalam keluarga

- cita2 memang  harus dicapai, jatuh bangun itu biasa. Film inipun membangkitkan semangat kita

- Anak itu dididik, dibimbing bukan dimanja. Agar nanti bisa menghadapi akan kerasnya kehidupan .

- Tidak selamanya kita akan selalu bersama dengan orang terdekat kita. Makanya kita harus siap kalau saat diposisi sendiri dalam memecahkan masalah.

- Masih banyak lainnya yang bisa diambil pelajaran

Rekomendasi banget dah.

0 komentar: